KHUTBAH IDUL FITRI 1428 H
DIKELUARKAN DAN DIREKOMENDASIKAN OLEH :
DEWAN SYARIAH DPP WAHDAH ISLAMIYAH

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ،
﴿ يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ا مَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ ﴾
﴿ يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا ﴾
﴿ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا ﴾ أَمَّا بَعْدُ …
فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَّرَ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ.

Kaum muslimin yang dimuliakan Allah,
Di pagi yang cerah ini, diiringi suara takbir yang membahana mengisi seluruh ruang, kita rayakan kemenangan. Bersama-sama, kita berkumpul di tempat ini, dengan penuh takzim, untuk mengungkapkan kesyukuran kita kepada Allah. Kesyukuran atas hidayah Ramadhan, atas petunjuk Islam, dan atas seluruh karunia yang dilimpahkan Allah kepada kita semua.
الله أكبر، الله أكبر،لا إله إلاّاللّه و اللّه اكبر، اللّه أكبر و للّه الحمد
Ummatal Islam a’azzakumullah,
Pagi itu, 1400 tahun yang lalu, orang-orang Quraisy Mekah gempar. Muhammad, laki-laki yang paling mereka cari, hilang bagai ditelan bumi. Rasulullah  berhasil lolos dari kepungan pemuda-pemuda Quraisy yang mengepung rumah beliau. Setelah empat bulan berturut-turut kaum muslimin secara bertahap melakukan hijrah ke Madinah, kafir Quraisy akhirnya sepakat untuk menghabisi nyawa Nabi. Tapi pagi itu, mereka hanya bisa gigit jari. Semua rencana mereka berantakan. Rasulullah  telah pergi meninggalkan kota Mekah.

Ketika orang-orang Quraisy itu sadar, semuanya telah terlambat. Bahaya maha besar sedang mengancam mereka. Kepergian Muhammad ke Madinah akan memperkokoh kedudukan kaum muslimin sebagai sebuah masyarakat baru. Masyarakat dengan tauhid sebagai fondasi, ukhuwah islamiyah sebagai ikatan, keadilan sebagai sistem kehidupan, dan rahmatan lil ‘alamin sebagai cita-cita peradaban.

Semua itu, cepat atau lambat, akan merobek-robek bangunan Jahiliyah yang mereka bangun selama ini. Penyembahan kepada berhala dan kuburan akan diganti dengan ibadah hanya kepada Allah. Tradisi negatif yang dianut dan kebiasaan jelek namun diterima secara umum, akan digeser oleh ajaran syariat. Kehormatan yang selama ini ditentukan oleh jabatan dan kekayaan, akan diganti dengan ketakwaan. Dan perlombaan memperebutkan harta dan kedudukan, akan diganti dengan amal shalih tanpa pamrih manusia.

Di Madinah, Rasulullah  segera memulai proyek besar bagi kemanusiaan. Nabi hilangkan permusuhan dengan mempersaudarakan antara kaum Muhajirin dan Anshar. Nabi pandu masyarakat dengan syariat Allah yang adil. Dan Nabi bangun negara dengan mendirikan masjid.

الله أكبر، الله أكبر،لا إله إلاّاللّه و اللّه اكبر، اللّه أكبر و للّه الحمد
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Dari titik hijrah yang dilakukan oleh Rasulullah  itu, peradaban Islam tegak menjadi soko guru bagi peradaban dunia. Hanya dalam jangka waktu satu abad dari titik hijrah itu, kaum muslimin telah membebaskan setengah dari separuh wilayah bumi yang dihuni manusia. Kesejahteraan, kemakmuran, keadilan dan kemajuan di segala bidang dirasakan oleh seluruh umat manusia. Pada masa Umar bin Abdul ‘Aziz, petugas-petugas zakat mengelilingi benua Afrika untuk mencari orang miskin yang akan diberikan zakat, tapi mereka tidak menemukannya.

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى ءَامَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَآءِ وَاْلأَرْضِ وَلَكِن كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, Pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, Maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.. {Qs. al-A’raaf (07): 96}

الله أكبر، الله أكبر،لا إله إلاّاللّه و اللّه اكبر، اللّه أكبر و للّه الحمد
Ikhwatal Islam akramakumullah,
Pagi ini, tanpa terasa, sudah lebih dari 62 tahun, kita umat Islam Indonesia menghirup segarnya angin kemerdekaan. Setelah perjuangan panjang penuh darah dan air mata merebut kemerdekaan pada masa Revolusi, menyusul pembelajaran mengelola negara di era Demokrasi Liberal dan Terpimpin, kemudian pengalaman mencari jati diri di masa Orde Baru, kita kini berada di era Reformasi dalam alam kehidupan yang terbuka dan lebih demokratis.

Di era keterbukaan ini, perjalanan dakwah Islam justru menghadapi tantangan yang lebih besar. Sumber daya yang dimiliki gerakan dakwah belum mampu mengimbangi beban kerja, akibat luasnya wilayah aksi dakwah.

Islam kini menunggu peran serta umatnya yang lebih besar. Kini, tiba saatnya bagi kita, umat Islam, untuk mempertegas kembali keberpihakan dan komitmen kita kepada Islam. Telah tiba waktunya bagi seluruh komponen umat untuk bergabung ke dalam roda pergerakan dakwah atau membentuk kelompok-kelompok dakwah atau memberi dukungan pada kegiatan-kegiatan dakwah yang telah ada dan menjadikan gerakan dakwah sebagai ruh yang menjiwai dirinya.

الَّذِينَ إِن مَّكَّنَّاهُمْ فِي اْلأَرْضِ أَقَامُوا الصَّلاَةَ وَءَاتَوُا الزَّكَاةَ وَأَمَرُوا بِالْمَعْرُوفِ وَنَهَوْا عَنِ الْمُنكَرِ وَلِلَّهِ عَاقِبَةُ اْلأُمُورِ

(yaitu) orang-orang yang jika kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.{Qs.al-Hajj (22): 41}

Dewasa ini, masih ada ribuan masjid tanpa jamaah dan pemakmur, masih ada ratusan majelis taklim dan TPA yang kekurangan pembina, sekolah agama yang mengalami krisis keuangan, ada jutaan umat yang terancam kristenisasi dan pemurtadan. Kalau belasan juta lebih masyarakat kita masih mengalami buta aksara latin, maka yang buta aksara Al Qur’an jumlahnya jauh dan jauh lebih banyak lagi.

Dalam bidang ekonomi syariah, kita baru mampu bermain di sektor keuangan. Itupun, kita baru mengantongi 2% saja dari pasar yang ada.

Dalam bidang pendidikan, saat ini, sudah terdapat kurang lebih 200 sekolah menengah atas yang merintis diri menjadi sekolah bertaraf internasional. Bandingkan dengan madrasah aliyah yang baru memiliki 4 sekolah dengan kualifikasi yang sama.

Dalam bidang pemikiran, racun sekularisme, pluralisme dan liberalisme agama yang memunculkan pendapat-pendapat baru yang sangat menyesatkan seperti : menganggap agama semua benar, tidak mensakralkan Al-Quran dan menolak hadits nabawi dengan dasar hawa nafsu dan lain-lain telah masuk ke jantung-jantung lembaga keagamaan kita.

Di Palestina sana, setelah lebih dari setengah abad negara teroris Israel bercokol, jutaan pengungsi muslim masih menunggu uluran tangan saudara-saudara mereka sambil meregang nyawa. Di Irak, korban jiwa dan harta masih terus berjatuhan. Tragedi berkepanjangan di Irak ini menambah jumlah jutaan korban nyawa manusia tak berdosa, yang telah melayang sia-sia, sejak pendudukan tentara Amerika 4 tahun yang lalu.

Di Jerman dan Belgia, jutaan penduduk muslim ketakutan. Mereka didemo, hanya karena mereka berencana untuk mendirikan mesjid.

Ikhwanul muslimin hafizhakumullah,
Di era kebebasan ini, dakwah membutuhkan lebih banyak Utsman bin Affan, investor yang mampu menebar kemakmuran bagi umat. Dakwah butuh lebih banyak sosok seperti Abdurrahman bin Auf, pengusaha yang mampu membangun keseimbangan pasar dengan sistem Islam. Dakwah butuh lebih banyak Abu Thalhah, petani ulet yang mampu menjamin ketahanan pangan negara Medinah. Dakwah butuh lebih banyak As Syifa’ binti Abdillah, wanita terampil yang menjaga kesehatan penduduk. Dakwah butuh lebih banyak Umar bin Khattab, administrator cerdas yang brillian mengatur administrasi pemerintahan. Dakwah butuh lebih banyak Ali bin Abi Thalib, ilmuwan ulet yang turut memikul tanggung jawab mengembangkan dakwah. Dakwah butuh lebih banyak ‘Amr bin ‘Ash, diplomat ulung yang mampu membuka lahan-lahan dakwah baru dengan kepiawaiannya. Allah berfirman:

وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ وَسَتُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ
Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, Maka Allah dan rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang Telah kamu kerjakan. {Qs. at-Taubah (09): 105}
Dan firmanNya:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا كُونُوا أَنْصَارَ اللهِ كَمَا قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ لِلْحَوَارِيِّينَ مَنْ أَنصَاِرى إِلَى اللهِ قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنصَارُ اللهِ فَئَامَنَتْ طَّآئِفَةُُ مِّن بَنِي إِسْرَاءِيلَ وَكَفَرَتْ طَّآئِفَةُُ فَأَيَّدْنَا الَّذِينَ ءَامَنُوا عَلَى عَدُوِّهِمْ فَأَصْبَحُوا ظَاهِرِينَ
Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana Isa ibnu Maryam Telah Berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: “Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?” pengikut-pengikut yang setia itu berkata: “Kamilah penolong-penolong agama Allah”, lalu segolongan dari Bani Israil beriman dan segolongan lain kafir; Maka kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang. {Qs. ash-Shaff (61): 14}

Serta Ia berjanji:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا إِن تَنصُرُوا اللهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ
Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu {Qs. Muhammad (47): 07}

Dalam sabdanya, Rasulullah  berkata, “Barangsiapa yang mempelopori kebaikan di dalam Islam, maka dia akan mendapatkan pahalanya beserta nilai pahala orang-orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi sedikitpun dari pahala mereka.”

Ummatad dakwah nasharakumullah,
Berjalanlah, ikutlah dalam dinamika gerakan dakwah dan istiqamahlah di dalamnya.

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلاَئِكَةُ أَلآتَخَافُوا وَلاَتَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ نَحْنُ أَوْلِيَاؤُكُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي اْلأَخِرَةِ وَلَكُمْ فِيهَا مَاتَشْتَهِي أَنفُسُكُمْ وَلَكُمْ فِيهَا مَاتَدَّعُونَ نُزُلاً مِّنْ غَفُورٍ رَّحِيمٍ
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” Kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, Maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang Telah dijanjikan Allah kepadamu”. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. {Qs. Fushshilat (41): 30-32}

Umat Islam yang berbahagia.
Dan secara khusus, kaum muslimah yang dirahmati Allah…

Apa jadinya dunia ini tanpa keberadaan wanita-wanita shalehah? Sudah lama dunia ini merintih disebabkan oleh aneka kezhaliman, kemaksiatan, kedurhakaan dan kebejatan yang diperbuat di atas permukaanNya. Dan semua kebejatan itu lahir, salah satunya karena sosok-sosok wanita shalehah telah lenyap dari rumah-rumah tangga kita. Seorang koruptor, pezina dan pemikir sesat tentu tidak akan lahir melalui belaian keshalehan seorang wanita.

Oleh karena itu, kami ingatkan Anda wahai muslimah, separuh tanggung jawab bangsa dan umat ini ada di pundak anda semua. Itu artinya anda sekalian wajib-sekali lagi wajib-untuk menjadi wanita shalehah. Perhatikanlah ibadah anda kepadaNya. Periksa ulang cara berbusana anda. Luruskan kembali perilaku anda. Sekarang juga atau ajal tiba-tiba menjemput anda, sebelum anda sempat menjadi wanita shalehah.

Kepada para pemimpin dan calon pemimpin pemerintahan dan masyarakat kami nasehatkan agar meningkatkan ibadah dan ketakwaan kepada Allah . Serta menjadikan tuntunan-tuntunan agama sebagai pedoman dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Kurangilah dosa dan maksiat karena keduanya menjadi sebab turunnya siksa Allah . Tingkatkanlah kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat di segala bidang.

Kepada para orang tua agar memberi perhatian yang besar kepada para remaja dalam hal pemahaman dan pengamalan ajaran agama yang benar, serta selalu menjaga norma-norma Islam dalam berbusana dan pergaulan dengan lawan jenis.

الله أكبر، الله أكبر،لا إله إلاّاللّه و اللّه اكبر، اللّه أكبر و للّه الحمد
Kaum muslimin yang berbahagia,
Akhirnya, marilah dengan penuh keikhlasan kita menunduk di hadapan Allah Azza wa Jalla untuk memohon dan meminta segala kebaikan di dunia maupun di akhirat kelak.

Ya Allah,
Tidak ada satupun kedurhakaan kami yang tak Engkau ketahui. Kami tidak akan pernah sanggup untuk lari dari pengawasanMu. Di manapun kami sembunyi, Engkau pasti melihat setiap perbuatan kami. Namun kami juga meyakini betapa maha pengampunnya Engkau, ya Allah. Karena itu, tutupilah dosa ini. Ampunilah dosa ini, karena Engkau jualah yang dapat mengampunkan dosa-dosa kami.

Ya Allah, Engkau juga mengetahui betapa durhakanya kami pada kedua orang tua kami. Betapa banyak hak-hak mereka yang tak kami penuhi. Betapa seringnya kami bersuara keras pada mereka. Betapa seringnya kami membangkang perintah mereka. Ya Allah, kami minta padaMu ampunilah kami dan kedua orang tua kami. Berikan kebahagiaan yang tak putus-putus kepada mereka di dunia dan akhirat. Bantulah mereka untuk selalu tunduk dan patuh padaMu.

Ya Allah, puluhan ribu saudara kami di berbagai belahan dunia akibat bencana alam kini kehilangan keluarga mereka, kehilangan rumah tempat mereka berteduh, kehilangan pekerjaan dan sumber penghasilan mereka. Puluhan ribu anak-anak kami kini menjadi anak-anak yatim piatu. Engkau maha mengetahui penderitaan mereka. Maka kami mohon padaMu, dengan segala keMahapemurahanMu, bantulah mereka, segerakan pertolonganMu untuk mereka, obati luka kesedihan mereka, Ya Allah. Lindungilah mereka semua dari makar musuh-musuhMu yang selalu mencoba untuk mengail di air keruh. Sadarkan hati mereka untuk lebih tunduk lagi padaMu setelah musibah itu.

Ya Allah, puluhan ribu saudara kami yang lain di Irak, Palestina dan di berbagai tempat lainnya juga hingga kini masih terzhalimi oleh para teroris kelas dunia. Rabbana, Engkau Maha kuat lagi Maha perkasa, bantulah mereka dengan rahmatMu, hancurkanlah musuh-musuhMu yang selalu saja menzhalimi hamba-hambaMu.

Ya Allah berikanlah rahmatMu pada negeri ini. Curahkanlah petunjuk dan hidayahMu untuk para pemimpin-pemimpin negeri ini, Ya Allah. Agar mereka dapat berlaku adil dan sayang pada kami. Sesungguhnya tidak ada tempat untuk mengeluhkan masalah kami kecuali padaMu. Ya Allah, jangan biarkan negeri ini terjajah oleh siapapun yang memusuhiMu.
رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ